Kamis, 26 Mei 2011

Edit

My bodyguards


Seperti biasa, hasrat ingin menulis tiba2 keluar meski di tengah berbagai deadline..
Meluncur sebentar ah jari2 ini di laptop.. hihi..

Ok, sebelum dari sini saya mau mengingatkan tentang sebuah hadits Rasul yakni "Nama adalah doa" (al-ismu ad-du'a) bisa dibuktikan berdasarkan pengalaman saya.

Aku bersyukur memiliki orangtua yang pintar memberi nama2 yang baik pada anak-anaknya. Nama panjangku Sarah Tsaqqofa.

Sarah berasal dari nama istri Nabi Ibrahim, Siti Sarah yang diriwayatkan do'anya sangat mustajab karena keimanannya sehingga apapun yang didoakan Siti Sarah segera dikabulkan oleh ALLAH saat itu juga. Sedangkan Tsaqqofa berasal dari bahasa Arab yang artinya cerdas.

banyak yang mengira bahwa Tsaqqofa ini bahasa Rusia (mirip2 Anna kournikova atau Maria Sharaphova gitulah, hahaha) atau salah menulis jadi Tsaqofah yg juga berasal dari bahasa Arab dan berarti ilmu pengetahuan. lately, baru kutau dari salah satu sahabat baruku jurusan sastra Arab, ternyata "Tsaqqofa" juga merupakan sebuah frase Arab yg artinya "peradaban".. subhanallah.. berat juga yaa.. Uhuk! Plis ya, Tsaqqofa itu terdiri dari 3 huruf : Tsa, Qof dan Fa dengan Tasydid di huruf Qof (jangan lupa lho :P).

Dari namaku tersebut, jelas orangtuaku mendoakanku agar aku menjadi gadis shalihah seperti Siti Sarah dan juga cerdas akalnya.
Semoga doa ini dikabulkan Allah, amin.

My bodyguards, judul ini tiba2 keluar begitu saja dari benakku.
I think they will become my bodyguards, as soon as possible. Yes, they are my siblings, my brothers.
Well, actually I have 3 younger brother (It is because I’m the first, the one and only daughter. maap jadi campur2 gini, maklum cara berpikir saya rada2 abstrak gitu (nggak rada2 sih tapi emang abstrak, hehehe)..

Singkatnya, nama panjang adikku yang pertama adalah Muhammad Ukasyah, Adik kedua (Alm) Muhammad Wildanil Iman dan yang ketiga Qeis Muhammad Sulthon.

Apa maknanya? mari, kujelaskan satu persatu.
Ibuku selalu dan pasti akan memberi nama anak lelakinya "Muhammad", ini adalah doa agar anak lelakinya berakhlak mulia seperti Muhammad Rasulullah. Ya, dan Muhammad pun menjadi Nama yang paling laris sejagad raya ini. Nggak percaya? survey aja sendiri, hehehe.. "Ukasyah" diambil dari nama Sahabat Rasul berhati lembut. dikisahkan ketika Nabi Muhammad sedang sakratul maut dan bertanya apakah ada orang yang pernah ia sakiti supaya membalasnya saat itu juga sehingga dosa-dosa Muhammad terampuni. Saat itu Ukasyah mengakui bahwa cambuk Nabi pernah tidak sengaja mengenai punggungnya saat sedang perang. Lantas saat itu juga Nabi membuka bajunya dan menyodorkan punggungnya agar Ukasyah membalasnya dengan cambukan yg sama seperti yang ia alami (Begitu ikhlasnya sang Nabi). Setelah Nabi membuka bajunya, Ukasyah justru memeluknya dan menangis. ternyata pengakuan Ukasyah tersebut hanyalah taktik (istilahnya curi2 kesempatan) supaya ia bisa memeluk sang Nabi di saat2 terakhirnya.
begitulah riwayat kelembutan hati Ukasyah.

Back to my brother's name. Sejarahnya sih katanya dulu orangtuaku mau menamai di "Muhammad Fikri Ukasyah" tapi berhubung ada saudara juga yg namanya Fikri jadi dipangkas menjadi "Muhammad Ukasyah". Ukasyah yang pertama ini sudah lulus dari Sekolah Tinggi Penerbangan Jurusan Manajemen Transportasi Udara dan sekarang bekerja di Salah satu Maskapai Penerbangan Nasional. Ukas, begitu ia biasa dipanggil sehari-harinya bisa dibilang orang yg lembut, jarang bicara (bicara secukupnya), pasrah menerima "gencatan" dari kakak perempuan satu2nya alias sabar, hehe.. (beda banget yah :P). tapi kalo lagi marah alias udah bertumpuk kekesalannya, grr.. serem banget ini anak..

Waktu kecil aku ngiriiii banget sama Ukas. Yah, secara kami hanya berjarak 1.5 tahun. Jadi seriing banget berantem. Ukas bahkan sering aku gigit (ups, ketauan deh) tapi dia tetep pasrah aja dan tidak membalas. Mulia yaa (baru nyadar sekarang).
Aku ngiri banget sama Ukas soalnya dia itu putih kulitnya sedangkan aku hitam jadi waktu kecil orang2 sering bandingin Ukas dan kakaknya yang sangat berbeda (nggak penting banget ini mah, hahaha).

Waktu SMP Ukas orangnya cuek banget, dia nggak pernah ikut apa2.. Hobinya cuma gambaaar aja, bikin komik, main games, main orang2an, menghayal dll tapi tetep tanpa suara, zzziiiing. tapi begitu masuk SMA, subhanallah dia aktif n rajin ikut ROHIS.. Padahal kakak perempuannya aja waktu SMA ikut ROHIS cuma ikut2an aja (ups, ketauan lagi deh, hehehe).. Sampe sekarang Ukas masih aktif di ROHIS SMA nya walaupun udah lulus. Bahkan di Tempat Kuliah barunya pun dia jadi pioneer ROHIS disana (katanya sih, berhubung dia nggak banyak ngobrol ma aku, hehe) --> Hasil Ngintel FBnya, hahaha..

Dan tahukah kamu? Mungkin Ukasyah juga merupakan salah satu orang yang menyentuh hatiku hingga mengantarkanku bersama dengannya berada dalam manhaj yang sama.. (Alhamdulillah). Semoga Ukasyah dan kakaknya tetap istiqomah yaa, amiin :)


Begitulah sekilas kisah antara aku dan Ukasyah.. Lanjut adikku yang kedua yaa..

Muhammad Wildanil Iman.. Muhammad, Anak laki-laki yang beriman. Itulah arti dari nama adikku yang sudah berada di dalam Syurga ini. Maklum, ibuku keguguran waktu usianya 4 bulan dalam kandungan. Ketika akan dikuburkan, Wildan, begitu seharusnya ia disapa, sudah punya titik2 rambut dan garis2 jari.. Seperti barbie.. Jelas, aku tak kan pernah tahu bagaimana karakternya namun yang pasti ia sedang menunggu kami di Jannah-Nya, semoga kami bisa dipertemukan kembali yaa :)

Last but not least, tererereret... Di saat usiaku sekitar 11/12 tahun lahirlah Qeis Muhammad Sulthon. Ini pertama kalinya aku mengerti arti dari kehamilan. Disaat ibuku hamil besar, aku yang saat itu kelas 6 SD senang sekali menyapa Qeis yang masih berada dalam kandungan lewat perut ibuku. Begitu disapa "Halo2" sambil mendekatkan mulut ke perut ibuku, Qeis pasti langsung menendang hingga kulit perut ibuku terlihat menonjol dan itulah pertama kalinya aku takjub dengan kehamilan.. hehe..

Qeis lahir dengan luapan banyak kasih sayang dan cinta, karena ia sangat lucu.. Dia miriiip banget dengan Ukas waktu kecil cumaa Ukas masih tetap lebih putih dari Qeis..
Qeis sendiri juga nama salah satu sahabat, maaf aku kurang tau kisahnya. Sedangkan Sulthon artinya pemimpin, ini artinya orangtuaku mendoakan Qeis menjadi pemimpin. Qeis sejak masih duduk di kelas 5 SD namun Jiwa kepemimpinannya sudah terlihat lhoo.. Hal ini terbukti dari hobinya yang "Menggiring" anak2 seusianya main, jadi trend setter jajanan *ini bener lhoh, banyak teman sekelasnya merengek minta jajanan yang sama dengan Qeis* dan ia sangat menonjol di kalangan manapun.. Qeis paling ganteng diantara semua adikku (maksudnya dibandingin sama Ukas lho yah, hahaha, tapi sekarang nggak juga sih hehe). Sayangnya, Karena anak bungsu Qeis sangat manja dan rewel, yah mungkin ini karena dia masih kecil ya.. Smoga setelah mengerti nanti ia bisa menjadi pemimpin yang 'adil, amiin.

Cita2 Qeis suka berubah2.. Pernah ia dengan polosnya menjawab ingin menjadi "Guru Olahraga", jarang2 ada anak kecil bercita2 seperti itu, biasanya kan jadi dokter, pilot dll kan? hehe.. yang paling kuat mungkin cita2nya menjadi Polisi, ini karena dia hobi banget nonton film2 Kamen Rider n kepahlawanan. Qeis orangnya nggaaaaak bisa diem banget, uh beda banget deh sama Ukas. kalo Ukas menghayal main perang2an lewat orang2annya dalam keheningan alias asyik sendiri, Qeis justru menghayal main perang2an dengan aktivitas fisik kayak: Loncat2an, Guling2an, Teriak2, Lari2, Salto (jago banget ini anak), dll.. Walaupun semuanya dilakukan sendirian tapi ramenyaa...

Sekarang Qeis masih sekolah di SMP Percik kelas 1 (tapi aku ngerasa kalo Qeis tuh masih umur 5 taun aja, mungkin karena anak bontot kali yaaa hehehe)

mereka (baca: Ukas, Wildan dan Qeis) akan menjadi bodyguardku sampai kapanpun, baik dunia maupun akhirat.. Dan Entah mengapa aku merasa lebih cocok dengan adik laki-laki daripada adik perempuan, hehe.. Kayaknya adik perempuan tuh rewel gitu ya? hahaha.. Tapi kalo Allah mengizinkanku punya anak, apa aja mau deh.. amiin..

However, I Love my brothers :)

6 komentar:

  1. jadi mereka bodyguardmu ya? hmmm

    BalasHapus
  2. Haha, kalo lo lagi jalan sama ukas, dan orang gak tau dia adek lo, pasti dikiranya dia cowok lo sar. Abis, kegantengan buat jadi adek lo. #eh... becanda sar. peace. hehe

    BalasHapus
  3. Qeis merupakan salah satu sahabat Rasulullah saw. nama lengkapnya Qais bin Saad bin Ubadah. Dia termasuk golongan pemimpin muda dari salah satu kabilah golongan Anshar. Sifat kedermawanannya menurun dari Bapaknya Saad bin Ubadah. Wkwk gak penting komennya

    BalasHapus